Keajaiban Warisan Bahari & Koleksi Cangkang Terlangka

Museum Bahari Ngera Shells menyimpan ribuan koleksi cangkang moluska dan warisan bahari Ende, Flores, NTT. Temukan keajaiban alam, sejarah maritim, dan keindahan cangkang laut dalam satu tempat.

Kata Pengantar

Salah satu indikator peradaban maju dan berkembang di suatu wilayah adalah keberadaan museum. Museum tidak hanya menyimpan benda-benda kuno atau artefak dari berbagai aspek kehidupan, tetapi juga menjadi sarana informasi dan objek wisata, khususnya wisata bahari.

Kehadiran museum di suatu wilayah dapat menyelamatkan benda dan artefak dari kepunahan serta kerusakan alami. Sesuai dengan tujuan dan latar belakangnya, museum berfungsi untuk mengumpulkan, mendokumentasikan, dan menarasikan koleksi guna edukasi tentang perlindungan dan pelestarian alam kepada masyarakat luas, khususnya pelajar dan mahasiswa.

Museum ini berupaya melestarikan kembali warisan budaya yang hampir dan akan punah di berbagai bidang kehidupan, terkhususnya siput, kerang, serta biota laut lainnya. Keberadaan Museum Bahari yang dibangun tahun 1996 menjadi salah satu indikator penting pembangunan kebudayaan daerah dalam mendukung Kebudayaan Nasional.

Namun sayang, Museum Bahari yang terletak di dalam kawasan Taman Renungan telah dibongkar pada Januari 2013 oleh Yayasan Ende Flores, seiring revitalisasi Taman Renungan Bung Karno.

Karena vakum dalam kurun waktu yang tidak menentu, serta ketiadaan lahan dan biaya, muncullah ide untuk merancang Museum secara Daring agar dapat dipublikasikan kembali kepada masyarakat luas. Dalam upaya tersebut, saya menyampaikan niat yang selama ini saya pendam untuk mewujudkan museum virtual.

Mengingat banyaknya kendala yang saya hadapi, khususnya dari sisi biaya dan lahan, saya berinisiatif berdiskusi dengan Bapak Markus Paru—sahabat dan rekan kerja yang sangat profesional di bidangnya—untuk mewujudkan ide dan pemikiran saya. Setelah menyampaikan pandangan saya dan beliau menyatakan siap membantu, maka sejak tanggal 15 Juni 2026 beliau langsung memulai merancang aplikasi khusus untuk Museum Bahari Ende "Ngera Shells".

Besar harapan dan niat baik kami agar kehadiran museum ini membawa manfaat bagi masyarakat luas, khususnya pelajar dan mahasiswa yang haus akan seni dan pengetahuan baru. Melalui aplikasi daring ini, kami juga berharap dapat mengumpulkan DONASI dari dukungan masyarakat luas dalam mewujudkan niat kami, yakni pembangunan Museum secara fisik nyata di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, Indonesia.

Ende, 15 Juni 2026

Pemilik dan Pengelola

Museum Bahari Ende "Ngera Shells"

Kalianus Nusa Nipa

Koleksi Unggulan

Tridacna Gigas
80 cm Perairan Ende Dilindungi

Tridacna Gigas (Kima Raksasa)

Spesies kerang raksasa yang dilindungi, merupakan salah satu koleksi unggulan dengan berat dan ukuran yang memukau.

Koleksi Permanen Spesimen A-001
Nautilus Pompilius
25 cm Laut Flores Fosil Hidup

Nautilus Pompilius

Cangkang nautilus asli dengan pola spiral sempurna, dikenal sebagai "fosil hidup" dari laut dalam yang langka.

Koleksi Permanen Spesimen N-012
Conus Marmoreus
12 cm Pesisir Ngera Beracun

Conus Marmoreus

Kerang kerucut marmer yang dikenal dengan pola cangkangnya yang indah namun memiliki racun sengat yang berbahaya.

Koleksi Permanen Spesimen C-045

Koleksi Langka & Fosil

Fosil Ammonite
30 cm Formasi Batuan NTT Jutaan Tahun

Fosil Ammonite

Fosil cangkang kepala lunak purba yang berusia jutaan tahun, ditemukan di formasi batuan kuno di wilayah NTT.

Arsip Fosil Langka
Cymbium Magnum
18 cm Koleksi Banding Eksotis

Cymbium Magnum

Spesies kerang perut besar dengan warna oranye cerah yang sangat langka, digunakan sebagai pembanding koleksi.

Koleksi Studi Unik
Koleksi Haliotis
Variatif Berbagai Perairan Mutiara

Koleksi Haliotis (Abalone)

Koleksi lengkap berbagai jenis cangkang abalon dengan lapisan mutiara (nacre) berwarna-warni yang memukau.

Koleksi Permanen Premium

Tim Profesional Museum

Pater Gabriel Goran

Pater Gabriel Goran, SVD

Pendiri Museum

Kalianus Nusa Nipa

Kalianus Nusa Nipa

Penerus Museum Bahari

Markus Paru

Markus Paru

Desainer & Kurator

Yohanes Martenus

Yohanes Martenus Woda Keli

Pengelola

Mitra Museum Mitra Museum Mitra Museum Mitra Museum Mitra Museum Mitra Museum Mitra Museum Mitra Museum Mitra Museum Mitra Museum

Berita & Kegiatan Terbaru

Ekspedisi Bahari

Ekspedisi Pencarian Spesies Langka di Perairan Ende

Tim museum melakukan penyelaman dokumentasi untuk mengidentifikasi spesies moluska baru di pesisir Ngera.

Workshop Edukasi

Workshop Konservasi Laut untuk Pelajar SD dan SMP

Kegiatan edukasi interaktif mengenalkan pentingnya menjaga ekosistem laut dan keanekaragaman hayati cangkang.

Sejarah Museum

Sejarah Museum Bahari Ngera: Dari Koleksi Pribadi Menjadi Warisan Budaya

Perjalanan panjang Pater Gabriel Goran dalam mengumpulkan ribuan cangkang hingga menjadi museum yang diakui.

Dukung Pelestarian Warisan Bahari

Bantu kami mewujudkan pembangunan fisik Museum Bahari Ende "Ngera Shells". Setiap kontribusi Anda, sekecil apapun, sangat berarti untuk menyelamatkan dan melestarikan warisan budaya bagi generasi mendatang.

Informasi Rekening Donasi

Nama Bank BANK [CONTOH: BRI / BCA / MANDIRI]
Nomor Rekening
Atas Nama Kalianus Nusa Nipa

Setelah melakukan transfer, mohon konfirmasi melalui WhatsApp agar kami dapat mencatat dan mengucapkan terima kasih atas kebaikan Anda.

Konfirmasi Donasi via WhatsApp
Logo

Museum Bahari Ende

Online • Biasanya membalas cepat

Halo! 👋 Selamat datang di Museum Bahari Ende - Ngera Shells.

Ada yang bisa kami bantu? Silakan pilih pertanyaan di bawah atau ketik pesan Anda.

Baru saja