Profil Museum

Tentang Ngera Shells

"Ngera Shells" diambil dari nama Ngera, seorang leluhur dalam tradisi masyarakat Lio yang dihormati dan diyakini memiliki kekuatan supranatural. Secara etimologis, Ngera berasal dari ungkapan Nge Leka Ra, yang berarti "berasal dari darah yang sama", melambangkan persaudaraan, kebersamaan, dan ikatan kekerabatan dalam satu garis keturunan..

Profil Pendiri & Pengelola

Dedikasi lintas generasi untuk melestarikan warisan bahari Nusantara.

Pater Gabriel Goran

Alm. Pater Gabriel Goran, SVD

Pendiri Museum Bahari Ende

14 April 1941 – 2012

Tagawiti, Ile Ape, Lembata


Perjalanan Pendidikan
  • 1949 - 1955: SRK Tobiwutung & SRK Lewotolo
  • 1955 - 1963: Seminari San Dominggo Hokeng (SMP & SMA)
  • 1963 - 1970: Novisiat & Studi Filsafat/Teologi di Ledalero
  • 31 Juli 1971: Ditahbiskan menjadi Imam di Tobiwutung
Perjalanan Pelayanan
  • 1971 - 1975: Pastor Pembantu & Paroki St. Yoseph Maumere
  • 1977 - 1980: Pastor Pembantu Bajawa & Mengajar di SMAK Syuradikara
  • 1982 - 1985: Studi di London, Roma, & Pimpinan DIAN/KUNANG-KUNANG
Pendiri Museum Bahari

Selepas membantu masyarakat kecil, Pater Gabriel memusatkan perhatian membangun Museum. Gagasan ini mendapat respon positif Pemkab Ende. Museum diresmikan oleh Bupati Frans Gedowolo pada 14 Agustus 1996. Pasca terserang stroke, pada 11 November 2012, beliau menyerahkan Surat Kuasa kepada Kalianus Nusa Nipa untuk melanjutkan segala usaha yang telah dirintisnya.

Kalianus Nusa Nipa

Kalianus Nusa Nipa

Pengelola & Inisiator Museum Virtual

Lahir: 2 Mei 1977

Fendo, Lio Timur, Ende, NTT


Riwayat Pendidikan
  • 1984 - 1993: Pendidikan Dasar (SD) di Ruteng & Ende
  • 1993 - 1996: SMPN 1 Ruteng
  • 1996 - 1999: SMK Yos Soedarso Ende
Perjalanan Karir
  • 1996 - 2003: Tenaga sukarela di Museum Bahari Ende
  • 2003 - 2010: Bekerja di UD. Bukit Cemara Jaya, Bali
  • Akhir 2010: Dipanggil kembali oleh Alm. Pater Gabriel
  • 2016 - Sekarang: SK Pengelola Museum Bahari & Staf Dinas P&K
Karya & Inovasi

Penulis buku "DIALOG BERSAMA GAIB BUNG KARNO DIBAWAH POHON SUKUN" (Mei 2023). Sebagai inisiator Museum Virtual, ia berdiskusi dengan Markus Paru untuk merancang aplikasi khusus museum sejak 15 Juni 2026, guna mengatasi keterbatasan lahan dan biaya, memastikan warisan ini tetap lestari secara digital.

"Museum Bahari Ende 'Ngera Shells' adalah museum virtual yang melestarikan warisan fosil dan kehidupan laut Nusantara untuk generasi mendatang."

— Visi Museum Ngera Shells

Mengenal Lebih Dekat Ngera Shells

Ngera Shells merupakan bagian dari Museum Bahari Ende yang didedikasikan untuk memperkenalkan kekayaan biota laut, koleksi cangkang (shells), serta warisan budaya maritim Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.

Nama Ngera diambil dari seorang leluhur dalam tradisi masyarakat Lio. Secara etimologis berasal dari ungkapan Nge Leka Ra, yang berarti "berasal dari darah yang sama". Filosofi ini melambangkan persaudaraan, kebersamaan, dan semangat menjaga warisan alam serta budaya bagi generasi sekarang dan yang akan datang.

  • Menampilkan koleksi cangkang laut dari berbagai wilayah.
  • Mengenalkan keanekaragaman hayati pesisir dan laut Kabupaten Ende.
  • Melestarikan budaya bahari dan kearifan lokal masyarakat Ende.
  • Menyediakan museum digital yang mudah diakses sebagai media edukasi dan penelitian.
Selengkapnya
Museum Bahari Ende - Ngera Shells

Take a video tour

Tim Profesional Museum

Pater Gabriel Goran, SVD

Pendiri Museum

Kalianus Nusa Nipa

Penerus Museum Bahari

Markus Paru

Desainer & Kurator

Yohanes Martenus Woda Keli

Pengelola

Dukung Pelestarian Warisan Bahari

Bantu kami mewujudkan pembangunan fisik Museum Bahari Ende "Ngera Shells". Setiap kontribusi Anda, sekecil apapun, sangat berarti untuk menyelamatkan dan melestarikan warisan budaya bagi generasi mendatang.

Informasi Rekening Donasi

Nama Bank BANK [CONTOH: BRI / BCA / MANDIRI]
Nomor Rekening
Atas Nama Kalianus Nusa Nipa

Setelah melakukan transfer, mohon konfirmasi melalui WhatsApp agar kami dapat mencatat dan mengucapkan terima kasih atas kebaikan Anda.

Konfirmasi Donasi via WhatsApp
Logo

Museum Bahari Ende

Online • Biasanya membalas cepat

Halo! 👋 Selamat datang di Museum Bahari Ende - Ngera Shells.

Ada yang bisa kami bantu? Silakan pilih pertanyaan di bawah atau ketik pesan Anda.

Baru saja